Zaskia dan Aib Sinetron Religi

Jilbab warna biru yang membalut paras manis Zaskia Adya Mecca tampak kontras dengan sebatang rokok yang menancap dibibirnya. Ini bukan adegan dalam sinetron, tapi justru dilakukan di sela-sela syuting sinetron Munajat Cinta.

Munajat Cinta adalah salah satu judul sinetron yang dibintangi dara manis mantan pacar Syahrul Gunawan yang kini dikabarkan dekat dengan sutradara muda Hanung Bramantyo itu. Selain Munajat Cinta, masih berderet sinetron dan film layar lebar yang telah melibatkan perannya. Menyebut diantaranya “Kun Fayakun”, “Ayat-Ayat Cinta”, akan menyusul “Ketika Cinta Bertasbih” dan yang pertama kali melejitkan namanya sinetron “Kiamat Sudah Dekat” arahan sutradara Deddy Mizawar.

Berkat perannya di sejumlah tayangan bernuansa religi itu, para pemirsa dan pengagum mengenal Zaskia sebagai sosok perempuan salehah. Penilaian itu wajar ketika kita menghubungkan dengan perannya di “Kiamat Sudah Dekat” sebagai “Sarah” yang pandai mengaji. Para fans pun tentunya menduga dan berharap bahwa apa yang diperankan idolanya dalam sinetron sejalan dengan perilaku kesehariannya.

Tapi image Zaskia kemudian justru dibantah sendiri oleh infotaiment yang selama ini telah turut serta membesarkan namanya. Dalam Bibir Plus pagi di SCTV dikabarkan Zaskia tengah pesta rokok di lokasi Syuting ditemani kekasihnya Hanung Bramantyo dan teman syutingnya, Baim Wong. Foto-foto Zaskia yang tengah merokok pun kini telah beredar luas di internet.

Demam Simbol

Kabar miring Zaskia itu akan mengejutkan siapa saja yang selama ini mengenalnya lewat layar kaca. Anda barangkali akan bilang, Zaskia ternyata tak ubahnya sejumlah selebritis lain yang manis di depan kamera tapi perilakunya liar ketika di luar tuntutan perannya.

Lepas dari kesahihan gosip infotainment dan gambar yang beredar di internet, masyarakat tak perlu memberikan reaksi yang berlebihan. Dalam dunia peran, siapapun bisa menjadi apa yang diinginkan oleh sang sutradara. Dan kebetulan saja Zaskia dianggap lebih pas, atau dalam istilah pasar lebih marketable, untuk memerankan sosok muslimah yang salehah. Di luar itu, Zaskia punya otoritas penuh untuk menjalani kehidupannya sendiri.

Sikap semacam itu penting untuk menghindarkan sentimen kita terhadap simbol agama dan perilaku –kalau merokok bagi perempuan, apalagi dia berjilbab dianggap– menyimpang sang penyandang atribut. Saya tidak sedang mempermasalahkan Zaskia yang mengenakan jilbab dan oleh karenanya ia tak boleh merokok. Tapi ingin menunjukkan betapa hebatnya media membangun citra seseorang, dalam hal ini Zaskia Adya Mecca.

Jika karena ulah FPI yang mengenakan pakaian jubah putih dan menggunakan nama Islam, namun dalam aksinya kerap melakukan kekerasan, lantas kita mencurigai setiap orang yang kita jumpai berpenampilan layaknya FPI sebagai ancaman. Jika demikian halnya, maka efek dari Zaskia yang kedapatan merokok itu akan menjadikan kita menanam curiga kepada setiap perempuan yang berjilbab dengan anggapan negatif.

Kondisi yang sama, sikap sejumlah negara barat yang demam terhadap islam sebagai akibat gerakan sejumlah kalangan muslim –yang disebut barat- fundamentalis yang dianggap akan mengancam perdamaian dunia. Meski dalam satu pihak kalangan muslim itu menganjurkan kekerasan dalam perjuangannya, namun kekerasan itu sebenarnya juga sebagai reaksi atas sikap barat sendiri yang banyak mencampuri negara lain, termasuk negara muslim.

Sikap kita yang mencurigai setiap orang yang berjubah, dan juga negara barat yang demam terhadap Islam, sebagai akibat cara pandang yang menempatkan simbol dan atribut di atas perilaku orang perorangnya. Yang kita pandang adalah jubahnya, yang membuat demam adalah orang islam yang melakukan kekerasan. Padahal jubah itu putih, islam itu damai.

Efek Pencitraan

Kembali ke Zaskia, pembangunan citra bagi seorang aktris itu penting. Ia menjadi semacam bumbu penglaris untuk menguatkan image yang diperankan. Sebagian masyarakat kita tampaknya tak menyadari hal itu. Mereka berharap banyak bahwa sang idola yang mereka kenal lewat layar kaca demikian adanya dalam dunia keseharian. Ekspektasi para fans terhadap idolanya akhirnya berujung dengan kekecewaan ketika mereka mengetahui jika sang idola cuma tampil manis di layar kaca, tapi tidak demikian halnya dalam dunia nyata.

Zaskia tak salah. Mau merokok atau menjadi pelacur sekalipun itu adalah haknya. Tapi tentu ia akan menyadari bahwa dengan terkuaknya aib itu akan menjadi batu sandungan bagi karirnya. Bisa saja ia akan dengan sekuat tenaga menutupi, mengelak, tapi tampaknya juga akan percuma.

Ibarat barang dangangan, brand bernama Zaskia telah cacat. Kelalailan atau kecolongan dalam menjaga citra produk yang dijualnya sungguh sebuah kesalahan yang fatal, tentu saja jika dilihat dari sisi pemasaran. Segmen pasar yang telah dibidik selama ini telah keruh.

Jika pun fans akhirnya menghujat dan memilih meninggalkan Zaskia, itu bukan salah mereka. Tidak bijak juga kita menyebut mereka sebagai penonton tidak dewasa. Audiens film dan sinetron di negeri ini sebagain besar tampaknya masih melihat figur di belakang aktor, bukan semata karena kematangan berakting. Tapi jangan lupa, mereka juga yang telah turut melariskan sinetron dan film bercorak religius yang booming belakangan ini. Meski ada juga yang menikmati akting Zaskia dan aktor lainnya dalam film tanpa peduli kesehariannya.

Zaskia punya pilihan untuk meraih kembali simpati dan kepercayaan dari para fans dengan membuktikan bahwa gambar itu tidak benar adanya, bahwa gambar itu dalam rangka tuntutan peran, atau mengundang pakar spesialis dalam soal ini Roy Suryo untuk bersaksi bahwa gambar itu palsu.

Tapi jika itu benar, dan Zaskia berbohong untuk menutupi kenyataan itu, maka akan percuma saja. Jika kabar miring itu benar, katakan saja apa adanya. Pengakuan Zaskia meski pahit akan membantu publik penikmat sinetron dan film di negeri ini menempatkan posisinya. Dari kejadian ini, setidaknya  masyakat kita bisa belajar banyak untuk menjadi lebih kritis dan lebih arif dalam menyikapi setiap tayangan atau peristiwa yang disampaikan lewat media.

Bagi saya pribadi, apapun yang terjadi pada Zaskia, selama dia bisa menunjukkan aktingnya dengan baik, tidak sekadar bintang karbitan yang dipoles untuk memenuhi keinginan pasar, Zaskia akan tetap anggun dengan jilbabnya.

July 1, 2008 at 7:10 am Leave a comment

50 Ha Hutan Pantai di Kebumen Mati Kekeringan

Kebumen, CyberNews. Sebanyak 22.000 tanaman di areal hutan pantai seluas 50 hektare Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring mati akibat kekeringan. Padahal saat ini program rangkaian gerhan itu telah menelan dana Rp 75 juta. Rencananya pemerintah menaggarkan dana sebesar Rp 83 juta untuk program pembuatan hutan pantai di wilayah itu.

Dari 22.000 tanaman yang kekeringan tersebut, sebanyak 11.000 di antaranya tanaman cemara laut dan sisanya berupa tanaman nyamplung dan ketapang. Dari jumlah tersebut, 85 persen diantaranya sudah mati kekringan. Dipastikan sisinya akan menyusul, karena dalam dua minggu terakhir, penyiraman tidak dilakukan karena tidak ada dana.

“Tanaman cemara laut sudah hampir mati semuanya, sedang nyamplung dan ketapang sekitar 60 persen sudah mati,” kata Kades Tambakmulyo, Supartu, Jumat (27/6).

Dari catatan Suara Merdeka, program hutan pantai merupakan rangkaian program gerakan rehabilitasi hutan dan lahan (gerhan) yang lokasinya meliputi tiga kecamatan yaitu Puring, Petanahan dan Klirong. Adapun total luas lahan yang ditanami tiga jenis tanaman itu adalah 287,5 hektare.

Pemilihan bibit yang tidak sesuai dengan cuaca dan iklim panas di pantai, kata dia, membuat tanaman mati kekeringan. Faktor lainnya, desanya menerima bibit setinggi 20 cm. Padahal daerah lain menerima bibit setinggi satu meter.

Saat ini, kata dia, penyiraman terpaksa menyusul dana pemeliharaan dari Dinas Perhutanan dan Pengendalian Dampak Lingkungan (Disperhutdal) belum bisa cair. “Dana pemeliharaan yang belum turun sebesar Rp 8 juta,” katanya sembari menuturkan jika dana sisa pemeliharaan sebesar Rp 8 juta turun, akan dibagikan kepada dua kelompok tani di wilayahnya.

Kabid Konservasi Hutan dan Lahan Disperhutdal Kebumen, Ir Gunadi mengatakan pihaknya tengah berupaya mengadakan tambal sulam tanaman yang sudah telanjur mati. Dananya diambilkan dari APBD, mengingat selama ini program itu bersumber dari APBN. Namun begitu, Gunadi mengatakan,secara umum pembuatan hutan pantai di Kebumen berhasil. “Hanya di Tambakmulyo saja yang kekeringan, yang lain tumbuh dengan bagus,” ujarnya.

Soal anggaran yang belum turun, Gunadi mengatakan dana tersebut tetap akan turun. Sebab, dana pemeliharaan itu sudah merupakan hak petani. “Dari awal, pembuatan hutan pantai ini, kata Gunadi, bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Sekaligus sebagai penahan abrasi dan interusi,” katanya.

(Supriyanto /CN08)

June 28, 2008 at 7:45 am Leave a comment

Cantik Senyum Ceerlang

Untuk mendapatkan senyum cemerlang, gigi putih mutlak diperlukan. Anda harus rajin merawat gigi agar bisa mendapatkan gigi putih, bersih, dan sehat. Perhatikan pula asupan makanan, karena beberapa jenis makanan juga mempengaruhi kesehatan dan kebersihan gigi. – Hindari meminum kopi dan anggur merah. Kedua minuman tersebut mudah meninggalkan noda pada gigi. – Hindari merokok, karena dapat den

June 28, 2008 at 7:44 am Leave a comment

Pelatihan hari sabtu

pelatihan hari ini membuat blog

June 28, 2008 at 5:16 am Leave a comment

Jerman menang dari Turki

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan kapten tim Jerman, Lothar Matthaeus, yakin “Der Panzer” akan memenangkan pertandingan melawan Austria, sekaligus lolos ke perempat final.

Matthaeus, yang membawa Jerman merebut Piala Dunia 1990, mengatakan Austria akan kalah 2-0 dari Jerman. Dalam sejarah pertemuan kedua negara, Austria pernah membuat kejutan di Stadion Cordoba dalam ajang Piala Dunia 1978. Kala itu, Austria menang atas Jerman Barat 3-2.

“Pemain Jerman lebih baik dari pemain Austria mandul mencetak gol dua dalam pertandingan sebelumnya. Tidak ada lagi memori Cordoba. Jerman akan menang di Wina dan lolos ke ronde berikutnya,” tutur Matthaeus, berkilah.

June 26, 2008 at 7:00 am Leave a comment

Budaya Demo

Maimunah, yang akrab dipanggil “Mama Mai”, bukanlah seorang mama biasa. Bisa dibilang, dialah mamanya demonstran Surabaya. Hampir semua demo menonjol di kota ini selalu melibatkan dirinya atau keluarganya. Mulai ibu sampai anaknya yang masih SMP merupakan penggerak massa yang andal. Kepada Jawa Pos, Mama Mai membeberkan kisah keluarganya.

Kiprah Maimunah, 32, di dunia “perdemonstrasian” Surabaya tak boleh dianggap remeh. Di kalangan Pemuda Pusura (organisasi kepemudaan tempatnya bernaung), perempuan yang akrab dipanggil “Mama Mai” itu merupakan salah seorang pengerah massa terandal.

Berbasis di rumahnya di Jalan Gresik PPI, Mama Mai siap mengusahakan berapa pun massa untuk berdemo dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Tiap kali order massa, tak kurang 200 sampai 300 orang bisa dia siapkan. Bahkan, ketika mendadak sekalipun,” kata Luko Djojo, 52, ketua Pemuda Pusura.

Bukan hanya jumlah, sebagai koordinator lapangan (Korlap), Mama Mai bisa menyiapkan tipe massa sesuai kebutuhan. Misalnya, khusus demonstran perempuan. “Pokoknya, kalau cari demonstran cewek, tinggal hubungi Mai saja,” tegas Taufik “Monyong”, salah seorang pengerah massa lain Pemuda Pusura.

Karir Mama Mai di bidang “demonstrasi” itu dimulai pada akhir 2003. Waktu itu, pekerjaannya sudah tergolong keras. Menjadi seorang bodyguard di sebuah perusahaan sekuriti swasta. “Ya, ketika saya masuk Pusura. Di sana, saya belajar banyak dari Cak Luko (Djojo). Semuanya. Boleh dikata, dialah yang membuat saya mengetahui banyak hal,” ungkapnya.

Baru saja masuk di Pusura, Mai langsung menyatakan sanggup ketika ditantang Luko untuk menyiapkan sejumlah massa. “Saya sudah yakin, karena teman saya cukup banyak. Boleh dibilang, saya ini dulu suka keluyuran. Selain itu, teman kerja saya juga saya ajak,” tuturnya.

Waktu kali pertama mencari massa itu, untuk memenuhi order, Mai juga mengajak hampir semua anggota keluarganya. Mulai sang ibu, Marsiyah; kelima adiknya; sepupu-sepupu; juga anak sulungnya yang waktu itu masih berumur sekitar sepuluh tahun.

Bagaimana Mama Mai merayu orang-orang, termasuk keluarga, untuk ikut berdemo? “Ya saya langsung bilang ayo ikut. Mau dapat uang atau tidak?” ujarnya blak-blakan.

Semula, pihak keluarga memang sempat ragu. Mereka takut berurusan dengan polisi. Namun, Mai meyakinkan bahwa demo yang akan dilakukan tergolong aman. Dan seperti yang diperkirakan, debut demo keluarga itu -di Pengadilan Negeri Surabaya- memang berlangsung aman.

Waktu itu, honor per kepala untuk demo Rp 30 ribu. “Itu jumlah yang lumayan. Sekarang begini saja. Kerja cuma tiga jam, berteriak sekali-sekali, terus pulang. Dapat Rp 30 ribu. Bayangkan, mbecak berapa lama untuk mendapatkan uang sebanyak itu,” tegasnya.

Sejak saat itu, Mama Mai sering mendapat pesanan massa. Sejak saat itu pula, keluarga Mama Mai ikut menjadi penggerak massa. Dalam setahun terakhir, “kekuatan” mengerahkan massa itu bertambah satu. Mama Mai (yang sebelumnya bercerai) menikah lagi dengan Bagus Sanjaya, karyawan sebuah perusahaan kontraktor. Bagus sekarang ikut membantu sang istri mengumpulkan massa.

“Mau pesan berapa? Ribuan? Kami sanggup!” ujar Bagus lantas tersenyum.

Mama Mai mengungkapkan, suasana di dalam rumah sangat penting untuk “membentuk keluarga demonstran”. Dia bilang, semua anggota keluarga harus seperti teman. “Mau mengemukakan pendapat apa saja boleh. Bahkan, kami blak-blakan,” katanya.

Ketika diwawancarai Jawa Pos, keluarga itu memang terkesan sangat guyub. Syafi’i, anak Mama Mai yang sekarang berumur 15 tahun, dengan bebas menggojlok sang ibu dalam wawancara tersebut.

Sekarang ini, sudah menjadi pemandangan lumrah ketika rumah Mama Mai dipenuhi banyak orang. Setiap usai berdemo, mereka memang kompak berkumpul di sana menunggu upah demo. Biasanya, usai demo, Mama Mai memang pergi dulu ke kantor Pusura untuk ambil uang. Baru kemudian membagi-bagikannya kepada peserta demo.

Selama ini, para peserta demo selalu senang dengan job yang ditawarkan Mama Mai. Saking senangnya, masyarakat sekitar sering bertanya soal demo. “Ma, gak onok demo maneh ta? (Ma, tidak ada demo lagi kah?),” tanya mereka.

Selama bertahun-tahun menjadi pengerah massa, Mama Mai tentu punya banyak kisah menarik. Salah satunya pada 2007. “Saya tidak ingat bulannya. Ketika itu, bapak (Luko Djojo, Red) order 200 warga pada malam hari. Padahal, rencana demo sudah dilakukan besok siangnya. Repot juga kalau malam-malam,” ungkap Mama Mai.

Akhirnya, dia meminta bantuan Syafi’i, sang putra sulung. Bocah kelas tiga sebuah SMP di kawasan Surabaya Utara itu pun mengajak teman-teman sekolahnya. “Teman-teman justru senang diajak demo,” ujar Syafi’i.

Kisah unik lain terjadi pada tahun yang sama. Waktu demo di depan kantor sebuah partai politik besar, Mama Mai sempat nekat meminta konsumsi dari polisi. Sebab, seksi konsumsi terlambat datang, dan massanya sudah teriak-teriak kelaparan.

“Saat itu, saya memanjat pagar. Merayu polisi (yang berjaga) untuk memberi makanan. Dan ternyata saya diberi nasi bungkus seplastik besar,” ceritanya. “Timbang diamuk wong-wong, mending tak jalukno polisi ae mangane (daripada dimarahi orang-orang, lebih baik saya memintakan saja ke polisi, Red),” ujarnya.

Selain itu, Yuniar -adik ipar Mama Mai- pernah diganjeni (ditaksir) polisi saat berdemo. “Polisinya sudah tua, pangkatnya kecil, jelek lagi. Dia merayu Yuniar. Bukannya menata demonstran, tapi malah menggoda-goda. Dia bilang Yuniar manis,” tutur Isaroh, adik Mama Mai.

Waktu itu, yang panas adalah Marzuki, adik Mama Mai yang juga suami Yuniar. Dia berteriak kepada polisi itu untuk tidak mengganggu sang istri. “Biasa lah. Kalau demo itu, ada polisi yang sedikit ganjen, menggoda demonstran perempuan yang cantik,” ungkap Isaroh.

June 26, 2008 at 6:54 am Leave a comment

belajar blog

Domain User : http://user.blogspot.com
Keuntungan :
~ Bisa membuat lebih dari 1 blog dengan 1 acount.
~ Layout bisa diganti.
~ Acount di GMAIL ( jika diaktifkan ).
~ Otomatis akan masuk dalam Search Engine GOOGLE.
Kelemahan :
~ Tak adanya category posting.
~ Tak adanya search dalam 1 blog juga 1 database.
~ Tak adanya calendar arsip.
~ Anonymous jika pemberi komentar tidak login blogger.com

A. REGISTER :

Jika belum mempunyai acount di BLOGGER.COM, kamu bisa mulai dari sini, yaitu cara mendaftar….

1. Create Your Blog Now
Buka browser window, buka situs blogger.com ( klik di link disamping )
Pilih tombol yang terdapat tulisan CREATE YOUR BLOG NOW pada halaman web ( yang dilingkari pada gambar dibawah ).

June 26, 2008 at 6:51 am Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

June 26, 2008 at 2:33 am 1 comment


Categories

  • Blogroll

  • Feeds


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.